Gempa Magnitudo 3,7 Guncang Bandung, Tidak Berpotensi Tsunami

TEROPONG JABAR

- Redaksi

Jumat, 2 Januari 2026 - 02:43 WIB

50150 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung — Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 3,7 mengguncang wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (1/1/2026) petang. Guncangan terjadi pada pukul 18.37 WIB dan sempat dirasakan warga di sejumlah wilayah sekitar episentrum.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa pusat gempa terletak pada koordinat 7,80 derajat Lintang Selatan dan 107,28 derajat Bujur Timur, tepatnya berada 90 kilometer barat daya Kabupaten Bandung dengan kedalaman 27 kilometer.

BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Meski demikian, lembaga tersebut mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan atau dampak lainnya, terutama bagi wilayah rawan longsor atau perbukitan yang labil akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan infrastruktur maupun korban jiwa akibat gempa tersebut,” tulis BMKG dalam keterangannya.

Data yang disampaikan merupakan hasil analisis awal dan bersifat sementara. BMKG menyebutkan bahwa informasi ini diutamakan untuk kecepatan penyampaian kepada publik dan dapat diperbarui seiring pendalaman hasil monitoring.

Sejumlah warga dilaporkan sempat merasakan guncangan ringan selama beberapa detik, namun tidak menimbulkan kepanikan. Pihak berwenang setempat saat ini terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan perangkat desa serta relawan kebencanaan untuk mengecek kemungkinan dampak gempa di lokasi-lokasi yang dekat dengan pusat gempa.

Sejauh ini aktivitas masyarakat di wilayah Kabupaten Bandung dan sekitarnya tetap berjalan normal. BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menggali informasi dari sumber resmi, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat juga telah menyiagakan petugas untuk merespons cepat bila ditemukan tanda-tanda dampak atau laporan dari lapangan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan menghadapi risiko bencana geologi, terutama di wilayah Jawa Barat yang masuk dalam zona rawan gempa. (*)

Berita Terkait

Klarifikasi dan Permohonan Maaf Redaksi atas Kekeliruan Penulisan Nama Sekolah dalam Pemberitaan Sebelumnya
Sampah Jadi Berkah: Pasar Caringin Sulap 90% Sampah Organik Jadi Pakan Ternak
Sampah Jadi Berkah: Pasar Caringin Sulap 90% Sampah Organik Jadi Pakan Ternak
Rakernas I XTC Indonesia: Bukan Sekadar Rapat, Tapi Momentum Kebangkitan
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
Diduga Izin Belum Terbit, Bayani Residence Tetap Dibangun dan Jual Unit, Konsumen Terancam Dirugikan
Akses Perumahan di Jalur Sungai Dipersoalkan, BBWS Siap Panggil dan Sanksi Pengembang Bima Land City 3
Poros Mahasiswa Bandung Bergerak Gelar Unras Sikapi MBG dan KMP serta Berbagai Permasalahan

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 01:30 WIB

Samsuri, S.Pd.I., M.A. Menjawab Panggilan Sejarah sebagai Calon Presiden RI 2029–2034

Sabtu, 31 Januari 2026 - 22:05 WIB

BRI KC Jakarta Tanjung Duren Dorong Digitalisasi UMKM melalui Akuisisi QRIS

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:20 WIB

Hentikan Framing Negatif Terhadap Menpar Widiyanti Putri Wardhana, Harusnya Mendapatkan Apresiasi

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:53 WIB

BNN Bongkar Produksi Vape Narkoba Omzet Rp 18 M, PW GPA DKI : BNN Selamatkan Ribuan Pemuda Dari Bahaya Narkoba

Minggu, 4 Januari 2026 - 02:24 WIB

DPP PW FRN Resmi Tunjuk Agus Suriadi Pimpin DPW Aceh Lima Tahun ke Depan

Kamis, 30 Maret 2023 - 19:21 WIB

Ramadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity

Berita Terbaru