PW GPA DKI Jakarta: Stop Hoaks dan Framing Sesat soal Indikatif Keterlibatan TNI di Demo Agustus 2025

TEROPONG JABAR

- Redaksi

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:55 WIB

5019 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,25/02/2026 |  Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah (PW GPA) DKI Jakarta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk jangan percaya informasi penyebaran hoaks dan narasi framing yang menyesatkan terkait isu indikatif keterlibatan TNI dalam peristiwa demonstrasi Agustus 2025

Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap penyebaran hoaks dan narasi framing yang menyesatkan terkait isu temuan Komisi Pencari Fakta (KPF) mengenai dugaan keterlibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam peristiwa demonstrasi Agustus 2025.

Hal itu disampaikan ketua PW GPA DKI Jakarta dedi siregar menegaskan terkait laporan dari Komisi Pencari Fakta (KPF) yang menelusuri rangkaian peristiwa Agustus 2025, PW GPA meminta agar tidak membangun framing narasi yang seolah-olah menyasar institusi Tentara Nasional Indonesia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut PW GPA DKI Jakarta, jika membaca secara utuh laporan yang beredar, terdapat empat level analisis terkait dugaan yang menyebutkan keterlibatan oknum. Bahkan dalam konteks tersebut, dugaan terhadap oknum anggota tidak serta-merta menggambarkan keterlibatan institusi TNI secara struktural.

Ketua PW Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) DKI Jakarta, Dedi Siregar, menegaskan bahwa temuan Komisi Pencari Fakta (KPF) tidak boleh ditafsirkan secara keliru hingga menggiring persepsi publik seolah-olah Tentara Nasional Indonesia (TNI) terlibat secara institusional.

Menurutnya, opini yang berkembang dan cenderung menggeneralisasi dugaan terhadap oknum menjadi keterlibatan lembaga secara keseluruhan merupakan sikap yang tidak proporsional, tidak tepat, serta berpotensi menyesatkan publik maka dari itu Jangan digoreng dan dipelintir

PW GPA DKI Jakarta juga mengajak masyarakat untuk bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya di media sosial. Penyebaran narasi yang tidak proporsional berpotensi memperkeruh suasana serta merusak kohesi sosial.
Sebagai organisasi kepemudaan, PW GPA DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk menjaga persatuan, mendukung penegakan hukum yang adil, serta menolak segala bentuk politisasi isu yang dapat memecah belah bangsa. (*)

Berita Terkait

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
Lapas Kelas IIA Binjai Gelar Munggahan Sambut Ramadan 1447 H, Perkuat Silaturahmi dan Soliditas Pegawai
IPSI KBB Kukuhkan Pengurus Baru, Fokus Cetak Atlet Pencak Silat Berprestasi 2026
Akses Jalan Menuju Lokasi Wisata Ciwangun Indah Camp(CIC) di Tutup Sementara untuk Kendaraan Roda Empat.
Lindungi Hak Anak, PWPA Kartini Konsisten Gelar Program Anti Bullying di Kota Bandung
Anggaran Rp35,9 Miliar Disorot: Pemeliharaan Rutin Jalan UPTD Wilayah III Jabar Dipertanyakan, Transparansi Dinilai Lemah
Partai Cinta Negeri Dorong Samsuri S.Pd.I., M.A. Jadi Pemimpin Nasional di Pilpres 2029
Kepala SMAN 2 Rambang Kuang Berikan Klarifikasi Terkait Isu Dugaan Mark-Up Dana BOS

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 19:27 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:27 WIB

Lapas Kelas IIA Binjai Gelar Munggahan Sambut Ramadan 1447 H, Perkuat Silaturahmi dan Soliditas Pegawai

Sabtu, 24 Januari 2026 - 19:15 WIB

IPSI KBB Kukuhkan Pengurus Baru, Fokus Cetak Atlet Pencak Silat Berprestasi 2026

Sabtu, 24 Januari 2026 - 18:52 WIB

Akses Jalan Menuju Lokasi Wisata Ciwangun Indah Camp(CIC) di Tutup Sementara untuk Kendaraan Roda Empat.

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:04 WIB

Lindungi Hak Anak, PWPA Kartini Konsisten Gelar Program Anti Bullying di Kota Bandung

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:59 WIB

Anggaran Rp35,9 Miliar Disorot: Pemeliharaan Rutin Jalan UPTD Wilayah III Jabar Dipertanyakan, Transparansi Dinilai Lemah

Rabu, 21 Januari 2026 - 01:09 WIB

Partai Cinta Negeri Dorong Samsuri S.Pd.I., M.A. Jadi Pemimpin Nasional di Pilpres 2029

Senin, 19 Januari 2026 - 21:11 WIB

Kepala SMAN 2 Rambang Kuang Berikan Klarifikasi Terkait Isu Dugaan Mark-Up Dana BOS

Berita Terbaru

Daerah

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Jumat, 10 Apr 2026 - 19:27 WIB