Akses Jalan Menuju Lokasi Wisata Ciwangun Indah Camp(CIC) di Tutup Sementara untuk Kendaraan Roda Empat.

EDI SUPRAPTO

- Redaksi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 18:52 WIB

5041 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat, teropongjabar .online |Akses jalan menuju lokasi wisata Ciwangun Indah Camp (CIC) di Desa Cihanjuang Rahayu, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, ditutup sementara untuk kendaraan roda empat akibat bencana longsor yang terjadi pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Longsor terjadi di RW 15 RT 02 Desa Cihanjuang Rahayu, menyusul curah hujan tinggi yang berlangsung selama dua hari berturut-turut, disertai angin kencang. Kondisi tersebut mengakibatkan pergerakan tanah dan longsor di beberapa titik jalan, termasuk akses utama menuju kawasan wisata Ciwangun Indah Camp.

Selain itu, pada Jumat malam, longsor juga dilaporkan terjadi di Jalan Tutugan RT 02 RW 07 Desa Cihanjuang Rahayu. Akibat kejadian tersebut, akses kendaraan sempat terhambat. Namun berkat respons cepat warga dan aparat setempat, jalan kini sudah dapat dilalui kembali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tokoh masyarakat setempat, Haji Erwin, mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya di tengah kondisi cuaca ekstrem.
“Saat musim hujan disertai angin kencang seperti sekarang, potensi longsor dan pohon tumbang sangat tinggi. Masyarakat diharapkan lebih berhati-hati,” ujarnya.

Sementara itu, M. Joko, selaku Kaur Pemerintahan Desa Cihanjuang Rahayu, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua RW 15 yang telah memimpin langsung kegiatan kerja bakti pembersihan material longsor.

“Warga turun langsung, bahu-membahu membersihkan material longsor. Ini bentuk kepedulian dan solidaritas yang luar biasa,” ungkapnya.

Lebih lanjut, M. Joko juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas bepergian, terutama melewati jalur rawan longsor, mengingat intensitas hujan dan angin yang masih cukup ekstrem.

“Keselamatan warga adalah yang utama. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan mengikuti arahan dari pemerintah desa,” tegasnya.

Hingga saat ini, pihak desa terus berkoordinasi dengan unsur terkait untuk memantau kondisi cuaca dan titik-titik rawan longsor, serta memastikan keselamatan warga dan pengguna jalan.

* Red tris *

 

Berita Terkait

Penuh Haru dan Kekeluargaan, Kanwil Ditjenpas Sumut Lepas Yudi Suseno Menuju Amanah Baru di Jawa Barat
Klarifikasi dan Permohonan Maaf Redaksi atas Kekeliruan Penulisan Nama Sekolah dalam Pemberitaan Sebelumnya
Target Swasembada: Polri & BUMDes Desa Kita Baru Tanam 30 Ribu Jagung Pipil Betras Metode Tumpang Sari
Sampah Jadi Berkah: Pasar Caringin Sulap 90% Sampah Organik Jadi Pakan Ternak
Sampah Jadi Berkah: Pasar Caringin Sulap 90% Sampah Organik Jadi Pakan Ternak
Rakernas I XTC Indonesia: Bukan Sekadar Rapat, Tapi Momentum Kebangkitan
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
Diduga Izin Belum Terbit, Bayani Residence Tetap Dibangun dan Jual Unit, Konsumen Terancam Dirugikan

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 01:30 WIB

Samsuri, S.Pd.I., M.A. Menjawab Panggilan Sejarah sebagai Calon Presiden RI 2029–2034

Sabtu, 31 Januari 2026 - 22:05 WIB

BRI KC Jakarta Tanjung Duren Dorong Digitalisasi UMKM melalui Akuisisi QRIS

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:20 WIB

Hentikan Framing Negatif Terhadap Menpar Widiyanti Putri Wardhana, Harusnya Mendapatkan Apresiasi

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:53 WIB

BNN Bongkar Produksi Vape Narkoba Omzet Rp 18 M, PW GPA DKI : BNN Selamatkan Ribuan Pemuda Dari Bahaya Narkoba

Minggu, 4 Januari 2026 - 02:24 WIB

DPP PW FRN Resmi Tunjuk Agus Suriadi Pimpin DPW Aceh Lima Tahun ke Depan

Kamis, 30 Maret 2023 - 19:21 WIB

Ramadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity

Berita Terbaru