Barusyifa Kukuhkan Generasi Pengabdi Al-Qur’an, Siapkan Lulusan Berkarakter Hadapi Tantangan Era Kecerdasan Buatan

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:58 WIB

50105 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barusyifa Kukuhkan Generasi Pengabdi Al-Qur’an, Siapkan Lulusan Berkarakter Hadapi Tantangan Era Kecerdasan Buatan

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

LUMAJANG, Teropong Jabar,Sabtu,27/6/2026– Semangat mencetak generasi Qurani yang siap mengabdi kepada umat mewarnai kegiatan Haflah Akhirussanah, Pelepasan dan Pengukuhan Guru Al-Qur’an serta Wisuda Tahfidz 30 Juz yang digelar Yayasan Barusyifa di Aula SMK Mulu Lumajang.

 

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi para santri yang telah menyelesaikan masa pendidikan, mulai dari prosesi pelepasan guru Al-Qur’an, wisuda hafidz 30 juz, hingga pengukuhan santri kelas akhir yang dinyatakan siap mengemban amanah dakwah dan pengabdian di tengah masyarakat.

 

Direktur Barusyifa, Ustaz Achmad Fatkhillah mengatakan rangkaian haflah merupakan agenda rutin lembaga sebagai bentuk apresiasi atas capaian para santri sekaligus penegasan komitmen Barusyifa dalam mencetak kader-kader Al-Qur’an yang siap berkiprah di mana pun mereka berada.

 

“Kami merangkum tiga prosesi sekaligus, yakni pelepasan guru Al-Qur’an, wisuda tahfidz 30 juz, dan pengukuhan kelas akhir yang telah menyelesaikan program pendidikan. Mereka kini siap berkhidmat di mana pun ditempatkan,” ujarnya.

 

Menurut Achmad Fatkhillah menjadi santri Barusyifa tidak cukup hanya memiliki kemampuan menghafal Al-Qur’an. Lebih dari itu, setiap lulusan diharapkan mampu menghadirkan manfaat nyata serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat.

 

“Santri Barusyifa bukan sekadar menjadi penghafal Al-Qur’an, tetapi harus memiliki kebermanfaatan yang luas dan mampu memberikan solusi di lingkungan tempat mereka mengabdi,” katanya.

 

Ia juga menyoroti pesatnya perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), yang mulai mengubah berbagai profesi, termasuk di bidang desain grafika, multimedia, dan pekerjaan lainnya. Karena itu, Barusyifa membekali santri tidak hanya dengan penguasaan ilmu agama, tetapi juga pengalaman praktik melalui program magang dan pembelajaran langsung di lapangan.

 

Menurutnya, penguatan karakter, kepekaan, serta kemampuan memahami perkembangan zaman menjadi bekal penting agar para lulusan mampu beradaptasi tanpa meninggalkan nilai-nilai Al-Qur’an.

 

Dalam proses pendidikannya, Barusyifa mengombinasikan kurikulum pendidikan umum dengan kurikulum keislaman bercorak mu’allimin yang mengacu pada sistem pendidikan Pondok Modern Gontor. Fondasi utama tetap diletakkan pada penguasaan Al-Qur’an sebagai pijakan dalam membentuk karakter peserta didik.

 

“Kami ingin melahirkan putra-putri yang bukan hanya hafidz Al-Qur’an, tetapi juga memiliki kompetensi, karakter, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi umat. Bahkan, kami berharap mereka dapat melanjutkan pendidikan hingga ke Timur Tengah,” ungkapnya.

 

Di akhir sambutannya, Achmad Fatkhillah mengajak seluruh pihak untuk ikut berpartisipasi menyelesaikan pembangunan sarana pendidikan Barusyifa yang masih berlangsung.

 

“Apabila Allah mengizinkan, kami memohon keikhlasan masyarakat untuk bersama-sama membantu pembangunan yang belum selesai. Berapa pun nilainya, semoga menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan,” tuturnya.

 

Haflah Akhirussanah tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri para orang tua santri, tokoh agama, pengurus yayasan, serta tamu undangan. Suasana haru menyelimuti prosesi wisuda dan pengukuhan sebagai penanda lahirnya generasi baru pengemban nilai-nilai Al-Qur’an yang diharapkan mampu memberi manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.(D.S)

Berita Terkait

HKTI Hilirisasi, Dorong Petani Naik Kelas dan Sejahtera
15.887 Pekerja di Lumajang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dari DBHCHT 2026
Kejar Target Bantuan, Disnakertrans Lumajang Temukan Data Penerima Sudah Pindah hingga Meninggal
15.887 Pekerja Rentan Lumajang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Dibiayai DBHCHT
Kejari Lumajang Musnahkan Barang Bukti 54 Perkara, 36,52 Gram Sabu dan 69.198 Pil Logo Y
HUT ke-81 TNI di Lumajang: 20 UMKM Ramaikan Bazar, Sembako Dijual di Bawah Harga Pasar
HUT ke-81 TNI di Lumajang, Dandim Borong Dagangan UMKM hingga Dibagikan ke Prajurit
68 Orang Wakili Lumajang di PORSADIN VII Jatim, Bawa Misi Ukir Prestasi

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:56 WIB

HKTI Hilirisasi, Dorong Petani Naik Kelas dan Sejahtera

Kamis, 24 September 2026 - 06:32 WIB

15.887 Pekerja di Lumajang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dari DBHCHT 2026

Kamis, 24 September 2026 - 06:11 WIB

Kejar Target Bantuan, Disnakertrans Lumajang Temukan Data Penerima Sudah Pindah hingga Meninggal

Rabu, 23 September 2026 - 22:43 WIB

15.887 Pekerja Rentan Lumajang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Dibiayai DBHCHT

Selasa, 22 September 2026 - 16:35 WIB

HUT ke-81 TNI di Lumajang: 20 UMKM Ramaikan Bazar, Sembako Dijual di Bawah Harga Pasar

Selasa, 22 September 2026 - 10:20 WIB

HUT ke-81 TNI di Lumajang, Dandim Borong Dagangan UMKM hingga Dibagikan ke Prajurit

Senin, 21 September 2026 - 21:55 WIB

68 Orang Wakili Lumajang di PORSADIN VII Jatim, Bawa Misi Ukir Prestasi

Senin, 21 September 2026 - 21:45 WIB

PPP Lumajang Target 10-12 Kursi di 2029, Sudi Sentil DPW dan DPP: Jangan Hanya Disuruh Membesarkan Partai

Berita Terbaru

oplus_0

REGIONAL

HKTI Hilirisasi, Dorong Petani Naik Kelas dan Sejahtera

Jumat, 16 Okt 2026 - 14:56 WIB