HUT ke-81 TNI di Lumajang: 20 UMKM Ramaikan Bazar, Sembako Dijual di Bawah Harga Pasar
LUMAJANG,teropong jabar — Peringatan HUT ke-81 TNI di Kabupaten Lumajang tak sekadar menjadi agenda seremonial. Kodim 0821/Lumajang menggelar bazar yang mempertemukan sekitar 20 pelaku UMKM sekaligus menghadirkan kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar.
Bazar tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI yang digelar jajaran TNI di berbagai daerah. Selain membuka ruang promosi bagi pelaku UMKM, kegiatan ini juga diarahkan untuk memberikan akses belanja kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Komandan Kodim (Dandim) 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P
mengatakan, pelaksanaan bazar merupakan tindak lanjut dari arahan Panglima TNI agar seluruh satuan di bawah Mabes TNI menggelar kegiatan serupa dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI.
“Bazar ini tujuannya memberikan kesempatan kepada masing-masing UMKM, baik dari anggota kita maupun masyarakat, untuk memperkenalkan produk-produk unggulan mereka. Masyarakat juga mendapatkan kesempatan berbelanja dengan harga yang tentunya lebih murah dibandingkan hari-hari biasa,” ujar Dandim 0821/Lumajang.
Sekitar 20 UMKM terlibat dalam kegiatan tersebut. Dari jumlah itu, sekitar 10 UMKM berasal dari lingkungan Kodim 0821/Lumajang dan 10 lainnya merupakan pelaku UMKM dari masyarakat.
Sejumlah kebutuhan pokok juga tersedia dalam bazar, di antaranya Minyakita, beras, dan gula pasir. Harga komoditas tersebut dipastikan berada di bawah harga standar.
“Namanya bazar, tentu harganya harus di bawah standar. Di sini ada Minyakita, beras, gula, dan semuanya dijual dengan harga di bawah standar,” katanya.
Menurut dia, harga tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dari Bakti Sosial hingga 81 Tumpeng
Rangkaian HUT ke-81 TNI di Lumajang tidak berhenti pada kegiatan bazar. Kodim 0821 sebelumnya telah menggelar berbagai kegiatan sosial, mulai dari penanaman pohon, bakti sosial, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis hingga pembagian sembako.
Agenda berikutnya juga telah disiapkan. Kodim akan menggelar olahraga domino atau Orado pada Minggu, 27 September 2026, mulai pagi hingga selesai.
Selain itu, lomba baca puisi dijadwalkan berlangsung pada 3 Oktober 2026 mulai pukul 08.00 WIB. Panitia menyiapkan hadiah menarik bagi para peserta.
“Kita juga akan melaksanakan lomba domino pada tanggal 27, kemudian lomba baca puisi tanggal 3. Tentunya dengan hadiah-hadiah yang menarik,” ujarnya.
Puncak peringatan HUT ke-81 TNI di Lumajang akan dikemas dengan konsep yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Setelah upacara, Kodim 0821/Lumajang berencana menggelar makan bersama masyarakat di Alun-Alun Lumajang. Peserta upacara dan masyarakat akan duduk bersama dalam suasana kebersamaan.
Sebanyak 81 tumpeng disiapkan sebagai simbol peringatan HUT TNI ke-81.
“Pada hari H, kita akan melaksanakan upacara sekaligus makan bersama masyarakat. Peserta upacara dan masyarakat akan makan bersama di alun-alun. Jumlah tumpeng akan disesuaikan dengan HUT TNI, yaitu 81 tumpeng,” kata Anton
Anton: Lumajang Harus Tetap Aman dan Kondusif
Di balik rangkaian peringatan HUT TNI tersebut, Anton juga menitipkan pesan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.
Menurut dia, keamanan dan kenyamanan merupakan modal penting bagi pembangunan daerah. Salah satu sektor yang dinilai sangat bergantung pada kondisi tersebut adalah pariwisata.
Karena itu, masyarakat diharapkan terus memperkuat sinergi dan menjaga suasana Lumajang tetap aman serta kondusif.
“Saya berharap masyarakat di Kabupaten Lumajang sama-sama bersinergi dan bergandengan tangan untuk menjaga kamtibmas, keamanan, ketertiban, dan kondusivitas yang ada di masyarakat,” ujarnya.
Anton juga mengatakan, citra keamanan sebuah daerah turut memengaruhi persepsi masyarakat dari luar daerah, termasuk wisatawan.
“Kalau pandangan orang luar kepada Lumajang sudah buruk, otomatis pariwisata cenderung menurun. Tetapi kalau wisatawan melihat Lumajang sebagai daerah yang bagus, aman, dan nyaman, tentu akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan pariwisata,” tuturnya.
Ia berharap momentum HUT ke-81 TNI tidak hanya menjadi perayaan internal, tetapi juga memperkuat kedekatan antara TNI dan masyarakat sekaligus mendorong semangat gotong royong dalam menjaga Lumajang tetap aman, tertib, dan nyaman.(D.S)


















