BMPS Lumajang Bangkit, Satukan Yayasan Pendidikan Swasta Demi Mendorong Mutu Pendidikan Nasional

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:30 WIB

5052 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMPS Lumajang Bangkit, Satukan Yayasan Pendidikan Swasta Demi Mendorong Mutu Pendidikan Nasional

 

Lumajang, Teropong Jabar.Minggu,28/6/2026– Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Lumajang mulai menunjukkan eksistensinya sebagai wadah strategis bagi penyelenggara pendidikan swasta. Setelah sempat mengalami kevakuman selama bertahun-tahun, organisasi ini kini kembali aktif membangun sinergi antar yayasan dan organisasi pendidikan demi meningkatkan mutu layanan pendidikan di Kabupaten Lumajang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) BMPS Kabupaten Lumajang periode 2025–2030, Muhammad Suhudi, M.Pd, menjelaskan bahwa BMPS merupakan organisasi resmi yang memiliki struktur kepengurusan mulai dari tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional di bawah naungan Badan Pengurus Nasional BMPS.

 

“BMPS Kabupaten Lumajang sebenarnya sudah berdiri sejak tahun 2007. Saat itu dipimpin almarhum Samsul Huda yang juga menjabat Ketua LP Ma’arif. Setelah beliau wafat, organisasi sempat vakum. Kemudian kepengurusan kembali terbentuk pada periode 2020–2025 yang dipimpin Yamin, dan saat ini saya dipercaya melalui hasil Musyawarah Daerah sebagai Ketua DPD BMPS Kabupaten Lumajang periode 2025–2030,” ujar Suhudi saat ditemui di Cafe Alka, Jalan Srikaya, Sukodono, Lumajang, Kamis (25/6/2026).

 

Ia mengatakan, seluruh pengurus BMPS se-Jawa Timur dilantik secara serentak di Surabaya pada 24 Januari 2026. Meski demikian, gaung organisasi di Kabupaten Lumajang baru mulai terasa sejak awal tahun 2026.

 

Menurutnya, BMPS telah menggelar sejumlah kegiatan sebagai bentuk konsolidasi organisasi. Kegiatan pertama berupa Seminar dan Sosialisasi BMPS pada 18 April 2026 di Hotel ABI yang diikuti sekitar 70 peserta. Selanjutnya, BMPS kembali menggelar Seminar dan Konsolidasi Organisasi dengan jumlah peserta meningkat menjadi 85 orang.

 

Suhudi menegaskan, BMPS bukan organisasi kepala sekolah maupun organisasi profesi guru. BMPS merupakan forum yang mewadahi para pengurus yayasan, badan hukum, maupun organisasi penyelenggara pendidikan swasta.

 

“Forum ini menjadi ruang musyawarah bagi para pengurus lembaga pendidikan untuk membahas berbagai upaya peningkatan mutu pendidikan dan pelayanan kepada masyarakat melalui jalur penyelenggara pendidikan, bukan melalui kepala sekolah ataupun guru,” katanya.

 

Ia menambahkan, sejak kepengurusan baru terbentuk, BMPS berkomitmen membangun organisasi secara profesional dan independen. Hingga kini, organisasi belum memberlakukan iuran anggota sehingga seluruh kegiatan masih mengandalkan kontribusi berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap dunia pendidikan.

 

“Ke depan, apabila organisasi sudah semakin berkembang, kemungkinan akan ada iuran sebagai bentuk rasa memiliki anggota terhadap organisasi. Namun saat ini kami masih fokus membangun fondasi organisasi,” ujarnya.

 

Selain aktif menggelar rapat koordinasi dan konsolidasi internal, BMPS Kabupaten Lumajang juga telah memperoleh pengakuan administratif sebagai organisasi kemasyarakatan (ormas). Dua minggu lalu, BMPS resmi menerima surat keterangan terdaftar dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Lumajang.

 

“Status ini menjadi legalitas bagi BMPS untuk menjalankan kegiatan organisasi secara resmi dan berkewajiban menyampaikan laporan kegiatan secara berkala kepada pemerintah,” jelasnya.

 

Suhudi berharap BMPS dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan swasta di Lumajang melalui kolaborasi antarpengelola yayasan.

 

Saat ini, berbagai yayasan dan organisasi pendidikan telah bergabung dalam BMPS, di antaranya LP Ma’arif, PGRI, Yayasan Nurul Masyithoh, Majelis Dikdasmen Muhammadiyah, Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Yayasan Pendidikan Muslimat, Yayasan Karmel, Yayasan Putri, Yayasan Alethea, Putra Bangsa, serta sejumlah penyelenggara pendidikan swasta lainnya.

 

Melalui forum tersebut, seluruh anggota didorong untuk saling memperkuat dan berbagi pengalaman dalam meningkatkan kualitas lembaga pendidikan, bukan saling bersaing secara tidak sehat.

 

“Kami ingin seluruh lembaga pendidikan swasta berkembang bersama. Tidak ada upaya saling melemahkan ataupun mematikan lembaga lain. Yang dibangun adalah kolaborasi, peningkatan mutu, dan pelayanan pendidikan yang semakin baik bagi masyarakat,” tegas Suhudi.

 

BMPS Kabupaten Lumajang optimistis keberadaan organisasi ini akan menjadi motor penggerak penguatan tata kelola pendidikan swasta sekaligus mempererat sinergi antarpenyelenggara pendidikan demi menciptakan layanan pendidikan yang berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan.(D.S)

Berita Terkait

HKTI Hilirisasi, Dorong Petani Naik Kelas dan Sejahtera
15.887 Pekerja di Lumajang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dari DBHCHT 2026
Kejar Target Bantuan, Disnakertrans Lumajang Temukan Data Penerima Sudah Pindah hingga Meninggal
15.887 Pekerja Rentan Lumajang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Dibiayai DBHCHT
Kejari Lumajang Musnahkan Barang Bukti 54 Perkara, 36,52 Gram Sabu dan 69.198 Pil Logo Y
HUT ke-81 TNI di Lumajang: 20 UMKM Ramaikan Bazar, Sembako Dijual di Bawah Harga Pasar
HUT ke-81 TNI di Lumajang, Dandim Borong Dagangan UMKM hingga Dibagikan ke Prajurit
68 Orang Wakili Lumajang di PORSADIN VII Jatim, Bawa Misi Ukir Prestasi

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:56 WIB

HKTI Hilirisasi, Dorong Petani Naik Kelas dan Sejahtera

Kamis, 24 September 2026 - 06:32 WIB

15.887 Pekerja di Lumajang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dari DBHCHT 2026

Kamis, 24 September 2026 - 06:11 WIB

Kejar Target Bantuan, Disnakertrans Lumajang Temukan Data Penerima Sudah Pindah hingga Meninggal

Rabu, 23 September 2026 - 22:43 WIB

15.887 Pekerja Rentan Lumajang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Dibiayai DBHCHT

Selasa, 22 September 2026 - 16:35 WIB

HUT ke-81 TNI di Lumajang: 20 UMKM Ramaikan Bazar, Sembako Dijual di Bawah Harga Pasar

Selasa, 22 September 2026 - 10:20 WIB

HUT ke-81 TNI di Lumajang, Dandim Borong Dagangan UMKM hingga Dibagikan ke Prajurit

Senin, 21 September 2026 - 21:55 WIB

68 Orang Wakili Lumajang di PORSADIN VII Jatim, Bawa Misi Ukir Prestasi

Senin, 21 September 2026 - 21:45 WIB

PPP Lumajang Target 10-12 Kursi di 2029, Sudi Sentil DPW dan DPP: Jangan Hanya Disuruh Membesarkan Partai

Berita Terbaru

oplus_0

REGIONAL

HKTI Hilirisasi, Dorong Petani Naik Kelas dan Sejahtera

Jumat, 16 Okt 2026 - 14:56 WIB