JAKARTA — Kepolisian Negara Republik Indonesia resmi melaksanakan upacara kenaikan pangkat bagi personel Polri di seluruh wilayah Indonesia. Kegiatan ini berlangsung serentak mulai dari tingkat pusat hingga satuan wilayah, sebagai bagian dari sistem pembinaan karier serta bentuk penghargaan institusi atas kinerja dan dedikasi para anggota Polri dalam melayani masyarakat dan menjaga keamanan nasional.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa kenaikan pangkat bukan sebatas proses administratif, melainkan manifestasi kepercayaan institusi yang disertai tanggung jawab moral untuk terus meningkatkan profesionalisme dan integritas.
“Kenaikan pangkat ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi merupakan bentuk penghargaan institusi atas kinerja dan pengabdian anggota Polri. Pada saat yang sama, ini juga menjadi amanah untuk meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo, Rabu (1/1/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Secara nasional, jumlah personel Polri yang menerima kenaikan pangkat mencapai puluhan ribu orang di berbagai level kepangkatan. Untuk golongan perwira tinggi (Pati) Polri, sebanyak 42 personel mendapat promosi, termasuk Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja yang menjabat sebagai Kakorbinmas Baharkam Polri, Irjen Pol. Agus Santoso, dan Irjen Pol. Umar Surya Fana yang kini bertugas sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat I Bareskrim Polri.
Sementara itu, pada level Brigadir Jenderal Polisi, sejumlah sosok menempati posisi strategis turut memperoleh kenaikan pangkat. Di antaranya adalah Brigjen Pol. Murry Mirranda sebagai Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung, Brigjen Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang selaku Danpasbrimob II Korbrimob Polri, serta Brigjen Pol. Susatyo Purnomo Condro yang bertugas sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri.
Selain itu, terdapat 308 personel yang naik pangkat ke Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol), 642 personel ke Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), dan 1.332 personel ke Komisaris Polisi (Kompol). Di jenjang yang lebih luas, sebanyak 3.335 personel naik ke Ajun Komisaris Polisi (AKP), dan 4.418 personel ke Inspektur Polisi Satu (Iptu). Adapun kenaikan pangkat pengabdian ke level Inspektur Polisi Dua (Ipda) diberikan kepada 448 personel.
Kenaikan pangkat dalam golongan Bintara menyasar sebanyak 36.053 personel, sementara pada Tamtama tercatat 1.918 personel menerima promosi ke jenjang lebih tinggi. Keseluruhan proses ini, menurut Brigjen Pol. Trunoyudo, menegaskan komitmen Polri untuk menjunjung meritokrasi dan transparansi dalam sistem pembinaan karier.
“Upacara kenaikan pangkat ini dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia sebagai bentuk keseragaman pembinaan karier dan soliditas organisasi. Kami berharap momentum ini semakin memotivasi seluruh personel untuk memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” katanya.
Lebih jauh, Trunoyudo menegaskan bahwa pembinaan karier bukan semata didasarkan pada masa kerja, tetapi pada pencapaian kinerja, etika kepemimpinan, kompetensi, serta loyalitas terhadap institusi. Polri, kata dia, menempatkan proses ini dalam kerangka transformasi menuju Polri yang Presisi — prediktif, responsibilitas, transparansi, dan berkeadilan.
Dengan kenaikan pangkat ini, Polri berharap lahirnya semangat baru dalam tubuh institusi untuk terus melanjutkan pengabdian secara profesional dan proporsional, di tengah tantangan dinamika sosial dan keamanan yang kian kompleks. (*)


















