POPKAB 2026 Jadi Ajang Seleksi Menuju POPDA, Lumajang Targetkan Masuk 10 Besar Jawa Timur
Lumajang , teropong Jabar,Senin,22/6/2026– Pemerintah Kabupaten Lumajang resmi membuka Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) 2026 sebagai ajang pembinaan dan pengembangan prestasi atlet pelajar sekaligus seleksi menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Timur yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 di Ngawi.Acara ini di hadiri Forkopimda,dan oara atlet acara berlangsung di GOR Wira Bakti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Lumajang Indah Amperawati Masdar menegaskan bahwa POPKAB bukan sekadar kompetisi untuk meraih kemenangan, melainkan sarana pembinaan karakter generasi muda melalui olahraga. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah untuk menumbuhkan disiplin, kerja keras, sportivitas, tanggung jawab, serta semangat persatuan di kalangan pelajar.
Bupati berharap melalui POPKAB akan lahir atlet-atlet muda berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Lumajang di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional. Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan setiap pertandingan sebagai sarana belajar dan penguatan mental juara dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas serta menghormati lawan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lumajang, Zainul Rofik, S.Sos., mengatakan POPKAB 2026 menjadi bagian dari proses penjaringan atlet yang akan dipersiapkan menghadapi POPDA Jawa Timur.
“POPKAB ini merupakan ajang pembinaan dan pengembangan prestasi atlet pelajar sekaligus seleksi menuju POPDA yang akan digelar di Ngawi pada November mendatang. Kami berharap melalui kegiatan ini terbentuk atlet-atlet terbaik yang siap membawa nama Lumajang berprestasi di tingkat provinsi,” ujarnya.
Menurut Zainul, POPKAB tahun ini mempertandingkan enam cabang olahraga unggulan, yakni atletik, karate, taekwondo, panahan, renang, dan sepak takraw. Sebanyak 226 atlet, terdiri atas 115 atlet putra dan 111 atlet putri, ambil bagian dalam kompetisi yang diikuti perwakilan dari 21 kecamatan se-Kabupaten Lumajang.
Ia menjelaskan, pembatasan jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan dilakukan dengan mempertimbangkan minat peserta di tingkat kecamatan serta keterbatasan anggaran daerah.
“Kami memfokuskan pada cabang-cabang olahraga yang selama ini memiliki potensi dan pembinaan yang baik di daerah sehingga hasil seleksi lebih optimal,” katanya.
Untuk meningkatkan motivasi atlet, Dispora juga telah mengalokasikan anggaran penghargaan bagi atlet berprestasi pada tahun 2027. Pemerintah daerah menargetkan kontingen Lumajang mampu meningkatkan prestasi dan menembus peringkat 10 besar Jawa Timur pada ajang POPDA mendatang.”Kami sudah menyiapkan reward bagi atlet yang berprestasi. Harapannya, dengan dukungan semua pihak, baik atlet, pelatih, sekolah maupun masyarakat, target masuk 10 besar Jawa Timur dapat tercapai,” pungkas Zainul.(D.S)


















