Semangat 10 Muharam, 100 Anak Yatim di Selokgondang Terima Santunan, Kepala Desa Ajak Warga Perkuat Kepedulian dan Perangi Narkoba
LUMAJANG,Teropong Jabar Jumat,26/6/2026– Semangat berbagi dan kepedulian mewarnai peringatan 10 Muharam 1448 Hijriah di Desa Selokgondang, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jumat (26/6/2026). Sebanyak 100 anak yatim menerima santunan masing-masing sebesar Rp500.000 dalam kegiatan yang digelar melalui kolaborasi Pemerintah Desa Selokgondang, Fatayat NU Selokgondang, para donatur, serta dukungan masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Selokgondang Muhammad Nasih, S.Pd.I., Camat Sukodono, para alim ulama, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Suasana berlangsung khidmat sekaligus penuh kehangatan sebagai wujud kepedulian bersama terhadap anak-anak yatim.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Selokgondang Muhammad Nasih menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan sosial tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, organisasi kemasyarakatan, para donatur, dan masyarakat menjadi modal penting dalam membangun budaya gotong royong dan kepedulian sosial.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Fatayat NU Selokgondang, para donatur, masyarakat, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjaga sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Muhammad Nasih juga mengapresiasi keterlibatan RSU NU yang turut mendukung pelaksanaan santunan. Ia berharap rumah sakit tersebut terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Selokgondang dan wilayah sekitarnya.
Selain mengajak masyarakat memperkuat kepedulian sosial, Muhammad Nasih mengingatkan pentingnya menjaga generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba. Ia menegaskan bahwa pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.
“Jika ada indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar, segera laporkan kepada pemerintah desa agar dapat dilakukan pendampingan dan penanganan sesuai ketentuan. Jangan sampai generasi muda kita kehilangan masa depan akibat narkoba,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Rohma, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan santunan yang mendapat dukungan dari berbagai pihak.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur, Fatayat NU Selokgondang, dan semua pihak yang telah membantu sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga santunan bagi anak-anak yatim dapat terus menjadi agenda tahunan yang membawa manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Kegiatan santunan tersebut menjadi momentum mempererat solidaritas sosial di tengah masyarakat. Semangat gotong royong yang ditunjukkan pemerintah desa, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, dan warga diharapkan terus tumbuh, tidak hanya dalam membantu anak-anak yatim, tetapi juga dalam menjaga lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.(D.S)


















