Dari Lumajang, PKB Menata Langkah Baru: Anang Ahmad Syarifuddin Pacu Konsolidasi hingga Akar Rumput
LUMAJANG, Teropong Jabar,Senin,6/7/2026– Suasana optimisme mewarnai pelaksanaan Kick Off Pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Lumajang periode 2026–2031. Momentum tersebut bukan sekadar seremoni pengenalan kepengurusan baru, melainkan menjadi titik awal konsolidasi organisasi untuk memperkuat mesin partai hingga tingkat desa sekaligus menyiapkan program-program yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.Acara ini berlangsung di hotel Aby,Jalan Sukarno -Hatta, Kecamatan Sukodono.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan yang dihadiri jajaran DPW PKB Jawa Timur, para tokoh partai, pengurus PAC se-Kabupaten Lumajang, serta kader dan simpatisan itu diisi dengan orientasi program kerja, pembagian tugas, pembekalan strategis, hingga penandatanganan pakta integritas sebagai komitmen menjalankan organisasi secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab.
Kepercayaan yang diberikan kepada H. Anang Ahmad Syarifuddin sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Lumajang periode 2026–2031 dipandang sebagai amanah untuk memperkuat peran partai dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat. Melalui Sekretaris DPC PKB Lumajang, Eko Adis, Anang menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader dan simpatisan yang telah memberikan dukungan.
“Amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab besar untuk terus memperjuangkan kepentingan rakyat, memperkuat ukhuwah kebangsaan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok Lumajang,” ujar Eko menyampaikan pesan Ketua DPC.
Dalam kepemimpinannya selama lima tahun ke depan, DPC PKB Lumajang menetapkan tiga fokus utama. Pertama, memperkuat kaderisasi dan kapasitas organisasi hingga tingkat desa agar roda partai berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Kedua, menghadirkan program-program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama pada sektor pertanian, pendidikan, dan pelayanan publik. Ketiga, membangun kolaborasi yang semakin erat dengan pemerintah daerah, lembaga kemasyarakatan, dan seluruh elemen pembangunan guna menciptakan sinergi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Anang, keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari kuatnya struktur partai, tetapi juga dari sejauh mana kehadirannya mampu memberi manfaat bagi masyarakat. Karena itu, seluruh pengurus didorong untuk aktif turun ke lapangan, mendengar langsung aspirasi warga, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Komitmen tersebut diperkuat melalui penandatanganan pakta integritas oleh seluruh pengurus baru. Bagi DPC PKB Lumajang, pakta integritas bukan sekadar simbol administratif, melainkan fondasi moral dalam menjalankan organisasi yang menjunjung tinggi transparansi, akuntabilitas, serta integritas.
“Kami ingin memastikan setiap langkah organisasi berjalan dengan penuh tanggung jawab. Politik harus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar agenda kekuasaan,” tegasnya.
Sementara itu, jajaran DPW PKB Jawa Timur yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan pembekalan mengenai arah kebijakan partai sekaligus menekankan pentingnya menjaga soliditas organisasi. Pengurus baru juga didorong membangun pendekatan politik yang bertumpu pada kerja nyata, pelayanan kepada masyarakat, dan penguatan basis kader sebagai bekal menghadapi agenda demokrasi pada masa mendatang.
Semangat kebersamaan semakin terasa ketika seluruh peserta bersama-sama mengumandangkan yel-yel partai: “Siapa kita? Kader PKB. Pemimpin kita? Gus Muhaimin. Gus Muhaimin? Tegak Lurus. PKB? Bangkit, Solid, Menang. PKB? Solusi Bangsa.”
Bagi DPC PKB Kabupaten Lumajang, Kick Off kepengurusan ini bukanlah garis akhir dari proses regenerasi organisasi. Sebaliknya, kegiatan tersebut menjadi pijakan awal untuk membangun partai yang semakin solid, dekat dengan masyarakat, dan mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Lumajang selama lima tahun ke depan.(D.S)


















