PPP Lumajang Target 10-12 Kursi di 2029, Sudi Sentil DPW dan DPP: Jangan Hanya Disuruh Membesarkan Partai

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Senin, 21 September 2026 - 21:45 WIB

5041 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_0

oplus_0

PPP Lumajang Target 10-12 Kursi di 2029, Sudi Sentil DPW dan DPP: Jangan Hanya Disuruh Membesarkan Partai

LUMAJANG,kabarnusa24.com — Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Lumajang, H. Sudi, memasang target besar menghadapi Pemilu 2029. Ia menargetkan PPP mampu meraih sedikitnya 10 kursi DPRD Kabupaten Lumajang, bahkan optimistis bisa menembus 12 kursi.

Namun, di balik target tersebut, Sudi menyampaikan kritik terbuka kepada struktur partai di tingkat DPW dan DPP. Ia meminta penguatan PPP di daerah tidak hanya dibebankan kepada kader dan pengurus di tingkat kabupaten, tetapi harus diikuti dukungan nyata berupa program dan fasilitasi yang dapat dirasakan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan itu disampaikan Sudi saat memberikan sambutan di hadapan jajaran pengurus dan kader PPP Kabupaten Lumajang.

Menurut Sudi, kehadiran kader dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa loyalitas terhadap PPP masih kuat. Ia menyebut tingkat kehadiran kader mencapai sekitar 95 persen hingga mendekati 100 persen.

“Dengan kehadiran panjenengan hari ini, sudah menunjukkan dan membuktikan bahwa Partai PPP ke depan akan semakin baik, semakin maju, dan semakin besar,” kata Sudi.

Ia menilai loyalitas dan keyakinan kader menjadi modal penting untuk membangun kembali kekuatan PPP di Lumajang.

Pertanyakan PPP Kalah dari Partai Nasionalis

Sudi juga mengajak seluruh kader melakukan introspeksi terhadap kondisi PPP di Kabupaten Lumajang.

Ia mempertanyakan mengapa PPP belum mampu menjadi kekuatan politik dominan di daerah yang mayoritas penduduknya beragama Islam.

“Kita harus introspeksi diri. Kita harus banyak meminta petunjuk kepada para Gus. Para Gus tidak mungkin jemput bola kalau kita sendiri tidak sowan atau meminta petunjuk,” ujarnya.

Menurut Sudi, pendekatan kepada tokoh agama dan masyarakat perlu diperkuat. Ia berharap dukungan moral dari berbagai elemen dapat menjadi energi bagi PPP untuk menghadapi kontestasi politik mendatang.

“Saya minta didukung secara moral. Kalau secara faktual mungkin tidak bisa. Tetapi kalau secara moral, insya Allah saya yakin PPP di Kabupaten Lumajang akan menjadi pemenang,” katanya.

Sudi bahkan menegaskan target perolehan kursi PPP pada Pemilu 2029.

“Di 2029 saya yakin-seyakinnya PPP Kabupaten Lumajang akan mendapat 12 kursi. Minimal 10,” tegasnya.

Kritik Pola Kerja: Jangan Hanya Andalkan Media Sosial

Selain berbicara mengenai target politik, Sudi menyoroti pola kerja kader dan anggota legislatif PPP. Ia mengatakan kerja politik tidak cukup hanya ditampilkan melalui media sosial.

Menurut dia, masyarakat membutuhkan bukti pengabdian yang dapat dirasakan secara langsung.

“Fraksi kami tidak terlalu banyak memposting, tetapi banyak berbuat dan banyak melakukan pengabdian. Tidak hanya membranding dan menjual di media sosial,” ujar Sudi.

Ia mengatakan dirinya pun tidak ingin terlalu banyak mempublikasikan aktivitas pribadi.

“Saya sadar siapa saya. Terlalu banyak dijual di media sosial, semakin banyak yang akan menjelek-jelekkan saya. Saya memilih banyak berbuat dan mengabdi. Biar masyarakat yang menilai dan menikmati,” katanya.

Sudi menegaskan, kader di tingkat bawah memiliki posisi strategis karena mereka yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Panjenenganlah yang berkomunikasi, bersosialisasi, bagaimana menjual saya sebagai ketua dan menjual Partai Persatuan Pembangunan sehingga menjadi pemenang,” tuturnya.

Sudi: Jangan Tanya Apa yang Didapat dari Partai

Di hadapan kader, Sudi juga menyampaikan pesan agar kader tidak menjadikan kepentingan pribadi sebagai orientasi utama dalam berorganisasi.

Ia meminta kader mengubah cara pandang dengan mempertanyakan kontribusi yang telah diberikan kepada partai.

“Jangan pernah berpikir saya dapat apa dari partai. Saya sudah menyumbang apa kepada partai, saya sudah berjasa apa kepada partai. Kalau berpikir mendapat apa, ini organisasi, bukan perusahaan,” katanya.

Bagi Sudi, membesarkan partai merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, seluruh kader harus memiliki rasa memiliki terhadap PPP.

“Kalau kita terbebani bagaimana Partai PPP menjadi besar, bagaimana partai ini maju, insya Allah kita akan bekerja bersama-sama,” ujarnya.

Minta DPW dan DPP Turun Tangan

Sudi kemudian menyampaikan kritik yang lebih terbuka kepada struktur partai di tingkat DPW dan DPP.

Ia meminta agar DPC tidak hanya dituntut membesarkan partai, sementara dukungan dari tingkat provinsi dan pusat dinilai belum sebanding dengan tuntutan tersebut.

“Jangan kita hanya dipaksa membesarkan partai, tetapi beliau-beliau tidak melakukan apa-apa,” kata Sudi.

Ia mempertanyakan program konkret dari tingkat pusat dan provinsi yang dapat dibawa ke masyarakat di Lumajang.

“Sampeyan bertanya kepada saya, mana program dari pusat? Mana program dari provinsi? Kok kami hanya disuruh membesarkan tanpa berbuat dan mengabdi kepada masyarakat?” ujarnya.

Menurut Sudi, kapasitasnya sebagai anggota DPRD Kabupaten Lumajang juga memiliki keterbatasan dalam mengakses dan menentukan seluruh kebijakan anggaran.

“Saya hanya DPRD Kabupaten Lumajang. Pagu anggaran yang bisa saya perjuangkan hanya beberapa persentase dari APBD. Saya tidak mau menjadi orang munafik,” katanya.

Karena itu, ia meminta dukungan partai di semua tingkatan agar kader memiliki bekal nyata ketika turun ke masyarakat.

“Apabila panjenengan sudah merasa diberangkatkan, dibranding, difasilitasi untuk mengabdi dan berbuat, insya Allah panjenengan akan memaksimalkan kinerja dan membranding Partai Persatuan Pembangunan,” ujar Sudi.

Ingin PPP Bersaing dengan Partai Besar

Sudi mengatakan PPP harus berani bersaing dengan partai-partai besar. Namun, persaingan itu menurut dia harus dibangun melalui kerja nyata, bukan sekadar slogan politik.

Ia menyinggung sejumlah program yang identik dengan partai politik lain dan dirasakan masyarakat.

Menurut dia, PPP juga harus memiliki program konkret yang membuat masyarakat merasakan kehadiran partai.

“PDIP punya beras pangan dan PKH, Gerindra punya dapur dan Pokdes, Golkar punya PIP. Kita punya apa? Bismillah. Siapa yang tidak yakin?” katanya.

Sudi menilai masyarakat saat ini semakin kritis dalam menilai partai politik. Karena itu, PPP harus mampu memberikan sesuatu yang nyata.

“Masyarakat semakin cerdas. Karena itu kita harus berimbang: berbuat, mengabdi, dan memberi. Berbuat saja, mengabdi tidak pernah memberi, buat apa?” ujarnya.

Target 2029 Disebut Bukan Ambisi Pribadi

Sudi menegaskan target 10 hingga 12 kursi DPRD pada Pemilu 2029 bukan semata-mata ambisi pribadinya sebagai ketua DPC.

Ia menyebut keberhasilan PPP nantinya harus menjadi keberhasilan seluruh kader dan struktur partai.

“Kalau PPP Kabupaten Lumajang besar, itu bukan kesuksesan saya, bukan keberhasilan saya. Itu keberhasilan kita semua, keberhasilan kita bersama,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh kader memperkuat gotong royong dan menjaga soliditas hingga Pemilu 2029.

“Saya berharap mulai hari ini sampai 2029 hati panjenengan tetap solid dan loyal kepada saya dan Partai Persatuan Pembangunan. Mari kita perjuangkan bersama, kita bangkitkan bersama, dan kita besarkan bersama,” pungkas Sudi.(D.S)

Berita Terkait

HKTI Hilirisasi, Dorong Petani Naik Kelas dan Sejahtera
15.887 Pekerja di Lumajang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dari DBHCHT 2026
Kejar Target Bantuan, Disnakertrans Lumajang Temukan Data Penerima Sudah Pindah hingga Meninggal
15.887 Pekerja Rentan Lumajang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Dibiayai DBHCHT
Kejari Lumajang Musnahkan Barang Bukti 54 Perkara, 36,52 Gram Sabu dan 69.198 Pil Logo Y
HUT ke-81 TNI di Lumajang: 20 UMKM Ramaikan Bazar, Sembako Dijual di Bawah Harga Pasar
HUT ke-81 TNI di Lumajang, Dandim Borong Dagangan UMKM hingga Dibagikan ke Prajurit
68 Orang Wakili Lumajang di PORSADIN VII Jatim, Bawa Misi Ukir Prestasi

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:56 WIB

HKTI Hilirisasi, Dorong Petani Naik Kelas dan Sejahtera

Kamis, 24 September 2026 - 06:32 WIB

15.887 Pekerja di Lumajang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dari DBHCHT 2026

Kamis, 24 September 2026 - 06:11 WIB

Kejar Target Bantuan, Disnakertrans Lumajang Temukan Data Penerima Sudah Pindah hingga Meninggal

Rabu, 23 September 2026 - 22:43 WIB

15.887 Pekerja Rentan Lumajang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Dibiayai DBHCHT

Selasa, 22 September 2026 - 16:35 WIB

HUT ke-81 TNI di Lumajang: 20 UMKM Ramaikan Bazar, Sembako Dijual di Bawah Harga Pasar

Selasa, 22 September 2026 - 10:20 WIB

HUT ke-81 TNI di Lumajang, Dandim Borong Dagangan UMKM hingga Dibagikan ke Prajurit

Senin, 21 September 2026 - 21:55 WIB

68 Orang Wakili Lumajang di PORSADIN VII Jatim, Bawa Misi Ukir Prestasi

Senin, 21 September 2026 - 21:45 WIB

PPP Lumajang Target 10-12 Kursi di 2029, Sudi Sentil DPW dan DPP: Jangan Hanya Disuruh Membesarkan Partai

Berita Terbaru

oplus_0

REGIONAL

HKTI Hilirisasi, Dorong Petani Naik Kelas dan Sejahtera

Jumat, 16 Okt 2026 - 14:56 WIB