68 Orang Wakili Lumajang di PORSADIN VII Jatim, Bawa Misi Ukir Prestasi
LUMAJANG, kabarnusa24.com— Sebanyak 68 orang yang tergabung dalam kontingen Kabupaten Lumajang resmi diberangkatkan untuk berlaga pada Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) VII Jawa Timur 2026. Mereka tak sekadar datang untuk berkompetisi, tetapi membawa nama Kabupaten Lumajang dalam ajang yang mempertemukan potensi para santri Madrasah Diniyah Takmiliyah dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Kontingen Lumajang terdiri atas 34 peserta serta unsur ofisial, pendamping, dan pendukung. Mereka akan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan PORSADIN yang memadukan kompetisi olahraga, seni, dan kegiatan bernuansa Islami.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelepasan kontingen dilakukan oleh Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma, S.H. Prosesi ditandai dengan penyerahan bendera kontingen kepada DPC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Lumajang.
Ketua Kafilah Kabupaten Lumajang, KH Saiful Munir, mengatakan PORSADIN menjadi ruang penting bagi para santri untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun kepercayaan diri.
Menurutnya, kompetisi tersebut bukan hanya soal mengejar juara. Lebih dari itu, PORSADIN menjadi sarana mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat, serta mendorong generasi muda untuk mengenal dan menghargai keberagaman budaya Indonesia.
“Ini adalah ajang kompetisi sehat untuk menciptakan silaturahmi, menumbuhkan percaya diri, dan menciptakan inspirasi bagi anak-anak Indonesia agar lebih menghargai keanekaragaman budaya serta keindahan alam tanah air melalui karya seni yang sarat nilai-nilai Islami,” ujar Saiful.
Ia mengingatkan para peserta agar memahami bahwa keikutsertaan mereka membawa tanggung jawab yang lebih besar. Setiap peserta tidak hanya membawa nama pribadi maupun lembaga asal, tetapi juga membawa nama Kabupaten Lumajang.
“Adik-adik perwakilan bukan membawa nama pribadi atau instansi masing-masing, tetapi membawa nama baik Kabupaten Lumajang,” tegasnya.
Saiful juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam persiapan kontingen, mulai dari ofisial, pendamping, pelatih hingga orang tua peserta.
Dukungan tersebut dinilai menjadi modal penting agar para peserta memiliki persiapan yang matang dan dapat tampil optimal selama kompetisi.
“Dengan berdoa dan tetap berjuang, semoga nantinya dapat menunjang keberhasilan dan prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Lumajang,” katanya.
Bukan Sekadar Ajang Perlombaan
Ketua DPC FKDT Kabupaten Lumajang menilai PORSADIN memiliki arti lebih luas dibanding sekadar agenda perlombaan yang digelar setiap dua tahun.
PORSADIN, kata dia, menjadi panggung untuk menggali potensi, mengasah bakat, dan membangun mental juara para santri Madrasah Diniyah Takmiliyah.
“PORSADIN bukan sekadar agenda rutin dua tahunan atau ajang perlombaan biasa. Forum ini merupakan panggung strategis untuk menggali potensi, mengasah bakat, serta membina mental juara anak-anak kita,” ujarnya.
Ia mengatakan perpaduan olahraga dan seni Islami dalam PORSADIN menjadi bagian dari upaya membentuk generasi yang memiliki keseimbangan antara kemampuan fisik dan kekuatan spiritual.
Kabupaten Lumajang sendiri memiliki basis santri diniyah yang cukup kuat. Karena itu, seluruh pihak diminta menjaga sinergi selama proses pemberangkatan hingga pelaksanaan lomba.
“Tiga hal penting yang harus kita jaga adalah sinergi antarkelompok, saling mengisi, dan berdoa. Semoga sejak pemberangkatan sampai pelaksanaan berjalan lancar dan sukses membawa nama harum Kabupaten Lumajang,” katanya.
Wakil Bupati: Jaga Mental dan Kepercayaan Diri
Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma meminta seluruh peserta menjaga kepercayaan diri dan mental selama mengikuti kompetisi.
Menurut Yudha, PORSADIN menjadi momentum bagi generasi muda Lumajang untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengukir prestasi positif bagi daerah.
“Ini adalah momen kebanggaan bagi generasi muda Kabupaten Lumajang untuk menciptakan kehormatan dan prestasi positif. Miliki kepercayaan diri, jaga mental, dan tetap semangat,” kata Yudha.
Pemerintah Kabupaten Lumajang, lanjut dia, memberikan dukungan terhadap keikutsertaan kontingen dalam PORSADIN VII Jawa Timur.
Yudha juga mengapresiasi kerja panitia, pendukung kegiatan, pelatih, pendamping, serta orang tua yang telah memberikan dukungan kepada para peserta.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lumajang, kami mendukung penuh kegiatan ini. Terima kasih kepada ketua panitia, seluruh pendukung, motivator, dan orang tua,” ujarnya.
PORSADIN VII Jawa Timur 2026 akan diawali dengan pembukaan pada Jumat, 25 September 2026 di Stadion Semeru Lumajang.
Selanjutnya, pelaksanaan lomba dan halaqah berlangsung pada Sabtu-Minggu, 26-27 September 2026, mulai pukul 08.00 WIB. Sementara penutupan sekaligus penyerahan penghargaan dijadwalkan pada Minggu, 27 September 2026 pukul 19.00 WIB.
Yudha kemudian secara resmi melepas kontingen Kabupaten Lumajang untuk mengikuti PORSADIN VII Jawa Timur 2026.
“Pada hari ini secara resmi pelepasan kontingen Kabupaten Lumajang PORSADIN VII Tahun 2026 saya nyatakan dibuka. Semoga dapat mencapai kesuksesan sesuai harapan kita semua. Selamat berjuang,” katanya.(D.S)


















